Gaet Endik Koeswoyo, Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga selenggarakan Acara Nonton Film Bersama

Yogyakarta - Kamis, 15 Juni 2023 Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta angkatan 2021 sukses menggelar acara nonton film bersama. Dengan menghadirkan aktor dan penulis skenario ternama, Endik Koeswoyo yang ditujukan sebagai ajang apresiasi terhadap film yang sudah dihasilkan oleh mahasiswa.

Penyelenggaraan film screening bertajuk 'Movie Festival' ini merupakan momentum puncak dari tugas UAS mata kuliah Komunikasi Lintas Budaya yang diberikan oleh Dr. Fatma Dian Pratiwi, S.Sos M. Si selaku dosen pengampu. Acara ini dibuka dengan semarak oleh MC David Rino Pratama dan Indah Naryatur Rachmah sebelum akhirnya dilanjutkan dengan sesi pemutaran film. Setiap sutradara kemudian diminta untuk menjelaskan sinopsis singkat mengenai film yang sudah disusun. Film pertama berjudul 'Dua Sisi', dengan sutradara M. Haikal menceritakan tentang seorang mahasiswa asal Jakarta yang merantau ke Jogja untuk melanjutkan kuliahnya. Namun perbedaan bahasa dan budaya, membuat sang tokoh utama harus beradaptasi dengan kehidupan yang sangat berbeda.

Film kedua berjudul 'Selaras' merupakan sebuah film yang mengisahkan tentang seorang pemuda yang memiliki orang tua dengan latar belakang budaya berbeda. Selain itu, saat menduduki bangku perkuliahan dengan lingkungan pertemanan yang beragam, mau tidak mau harus membuat ia beradaptasi dalam bergaul.

Sedangkan film ketiga yang berjudul 'Nyangkruk', mengangkat tema perbedaan budaya antara Sunda dan Jawa yang membuat seorang mahasiswa bernama Faiz harus beradaptasi dengan budaya yang berbeda hingga akhirnya mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Jawa. Film keempat 'Tanggane' adalah sebuah film yang menceritakan kehidupan bertetangga sehingga seperti halnya budaya di Indonesia, terdapat tradisi untuk saling berkunjung ke rumah masing-masing. Namun kondisi sang tokoh utama yang memiliki keyakinan minoritas membuatnya mengalami pergolakan batin ketika datang untuk berkunjung.

Film kelima dengan judul 'Tak Sama' menceritakan dua orang pasangan berbeda agama yang kemudian memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka karena terhalang restu.

Sedangkan film terakhir berjudul Balada Cinta' merupakan sebuah film yang mengisahkan tentang dua remaja SMA yang sedang dimabuk asmara dan ingin melanjutkan hubungannya ke tingkat yang lebih serius. Namun hal tersebut terhalang dikarenakan sang perempuan ingin melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi.

Sesi terakhir diisi dengan pemberian komentar oleh Endik Koeswoyo terkait film yang sudah disaksikan guna memberikan motivasi dan pengetahuan kepada mahasiswa. "Mungkin kedepannya saya akan ke Jogja dan bisalah kita buat film bareng" ujar Endik menambah semangat.

Melalui kegiatan film screening ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan motivasi mahasiswa untuk senantiasa menghasilkan karya-karya terbaik bagi dunia perfilman Indonesia sehingga mampu berkontribusi menghadirkan hiburan yang berkualitas bagi masyarakat. (fan/red)