Prodi Ilmu Komunikasi memberikan literasi Tata Cara Interaksi Dosen dan Mahasiswa dalam masa Pandemi Covid 19
.jpeg)
Infografis Tata Cara Berkomunikasi
Sangat penting bagi mahasiswa di masa Pandemi-Covid 19 untuk melatih ketrampilan berkomunikasi karena teknologi informasi menjadi pendukung utama dalam disiplin di protocol kesehatan mencegah Covid-19. Prodi Ilmu Komunikasi memberikan literasi mengenai cara dalam berkomunikasi anatara Dosen dan Mahasiswa dengan tata cara dimulai untuk mencantumkan identitas diri, seperti nama, kelas kuliah (program), dan tujuannya bertemu / menghubungi dosen. Proses itu penting guna menciptakan komunikasi yang kompeten,untuk membangun motivasi, pengetahuan dan keterampilan. Komunikasi dalam revolusi 4.0 mengalami perubahan signifikan antara perilaku dan bahasa yang memunculkan budaya yang seringkali tidak sesuai dengan identitas akademis yang mengedepankan etika dan sopan santun,jangan sampai terjebak pada berita hoax, baik bidang politik maupun sosial, maka dalam dunia akademis perlu adanya peraturan dan contoh dalam berkomunikasi itu. Literasi penggunaan media dalam masa Pandemi Covid-19 ini agar konsep pendidikan, identitas, dan karakter bangsa Indonesia tetap terjaga sopan santun dan serta mengedepankan nilai-nilai filosofi bangsa sebagai generasi penerus dalam menghadapi jaman milenial, sehingga tidak terjebak pada sisi negatif digitalisasi dalam dunia akademis. Diharapkan mahasiswa mampu berhadapan dengan tantangan hoax pada milenial.
Tujuh etika yang dibangun dalam Interaksi di Prodi Ilmu Komunikasi tersebut adalah:
1. Waktu Mahasiswa diimbau memilih waktu yang tepat untuk menghubungi dosen. Pilihlah waktu yang biasanya tidak dipakai untuk beristirahat atau beribadah. Contohnya hindari menghubungi dosen di atas pukul 20.00 atau di saat waktu ibadah.
2. Ucapkan salam awali dengan sapaan atau mengucapkan salam.
3.Ucapkan kata maaf, ucapkan kata maaf untuk menunjukan sopan santun dari kerendahan hati mahasiswa. Misalnya ucapkan maaf karena mengganggu waktu dosen.
4. Sebutkan identitas Setiap dosen pasti menghadapi ratusan mahasiswa setiap harinya dan tidak menyimpan nomor kontak seluruh mahasiswa. Maka, pastikan mahasiswa menyampaikan identitas di setiap awal komunikasi atau percakapan.
5. Gunakan bahasa yang umum, berkomunikasi dengan dosen diimbau untuk menggunakan bahasa umum yang mudah dimengerti. Gunakan tanda baca yang baik dan dalam konteks formal. Jangan menyingkat kata seperti dmn, yg, aku, kpn, otw dan lainnya. Hindari kata panggilan non-formal seperti aku, ok, iye dan lain-lain.
6. Tulis pesan dengan jelas, tulislah pesan dengan singkat dan jelas. Misalnya mahasiswa perlu meminta tanda tangan dosen di lembar pengesahan. Pilihakan kata-kata yang tepat dan jelas, seperti contoh di bawah ini: "Saya memerlukan tanda tangan Bapak di lembar pengesahan saya. Kapan kiranya saya dapat menemui Bapak?"
7. Ucapkan terima kasih. Akhiri pesan dengan menggunakan kalimat terima kasih atau salam sebagai penutup Dosen dan Mahasiswa