Borong Predikat Terbaik, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Ukir Prestasi di Wisuda Periode III Tahun Akademik 2025/2026 UIN Sunan Kalijaga

YOGYAKARTA – Program Studi (Prodi) S1 Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memetik buah manis dari komitmen mutu akademiknya. Salah satu mahasiswanya, Ahmad Dio Putra Fatikha Rizky, berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam perhelatan Wisuda Periode III Tahun Akademik 2025/2026 dengan dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik tingkat Fakultas sekaligus Wisudawan Terbaik di tingkat universitas UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Lulusan dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 22107030124 ini menyelesaikan seluruh beban studinya dalam waktu yang tergolong cepat, yaitu 3 tahun, 4 bulan, dan 26 hari. Keberhasilan tersebut menjadi representasi nyata dari kedisiplinan, konsistensi, serta pemanfaatan iklim pembelajaran yang diterapkan dengan baik oleh mahasiswa yang akrab disapa Dio ini.

Pencapaian Dio kian lengkap dengan terpilihnya karya tugas akhir miliknya sebagai Skripsi Terbaik di tingkat FISHUM untuk periode yang sama. Riset ilmiah tersebut mengeksplorasi fenomena media sosial melalui judul “Pengaruh E-WOM melalui Minat Menonton terhadap Keputusan Membeli Tiket Film Jumbo (Survei pada Pengikut @moviemnfs di X)”. Dalam proses penyusunannya, Dio dibimbing langsung oleh Dr. Rama Kertamukti, S.Sos., M.Sn., serta diuji melalui sidang akademik oleh tim penguji yang terdiri atas Lukman Nusa, M.I.Kom. dan Latifa Zahra, M.A.

Penelitian tersebut mengulas secara tajam kontribusi electronic word of mouth (E-WOM) dalam menstimulasi minat menonton hingga membentuk keputusan akhir pembelian tiket film di kalangan netizen. Relevansi kajian ini sangat kuat dengan tren komunikasi pemasaran digital, perilaku konsumen modern, serta peran strategis platform daring dalam industri perfilman saat ini. Keberhasilan akademik ini sekaligus menegaskan kapasitas mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga dalam melahirkan karya riset ilmiah yang responsif terhadap dinamika media, budaya populer, serta perilaku digital masyarakat kontemporer.

Menanggapi berbagai penghargaan bergengsi yang diraihnya, Dio mengaku tidak pernah menyangka. "Sungguh kejutan ya, kaget tiba-tiba dapat title ini. Tidak pernah terlintas di pikiran saya. Tapi alhamdulillah, ternyata hal yang di luar ekspektasi itu masih bisa tercapai kalau kita memang sungguh-sungguh," ungkapnya penuh syukur. Ia juga berharap FISHUM UIN Sunan Kalijaga dapat terus sukses dan semakin adaptif dalam mengikuti perkembangan dunia industri.

Sebagai lulusan terbaik, Dio turut membagikan pesan reflektif bagi rekan-rekan mahasiswa dan adik tingkatnya di Ilmu Komunikasi. Ia mendorong para mahasiswa untuk memaksimalkan masa kuliah dengan berjejaring. " Saya ingat dulu kurang aktif di organisasi dan kegiatan kampus. Semoga adik-adik mahasiswa bisa lebih aktif lagi. Ilmu Komunikasi, juara!" pungkas Dio. (K.Ind)