FGD Dosen Prodi Ilmu Komunikasi untuk Memperkenalkan Akun Media Sosial Dosen ke Mahasiswa

Masyarakat informasi menemukan kemudahan berlimpah sejak memasuki era internet. Masyarakat pun semakin mudah terhubung untuk saling berinteraksi. Mereka berkomunikasi, berperilaku, bekerja, dan berpikir sebagai masyarakat digital (digital native). Di dunia maya, semua aktivitas dapat dilakukan secara praktis dan seketika. Penggunaan internet oleh masyarakat informasi telah melalui transformasi paradigma bagi digital native untuk melakukan segala aktivitas mereka tanpa batas ruang dan waktu. Implikasi evaluasi digital native diperlukan kemampuan memahami substansi informasi yang diperoleh melalui pengalaman-pengalaman nyata yang dialami, baik itu pengalaman terbaik dan terburuk. Cermin dari evalusi pengalaman-pengalaman yang dialami mereka mengubah kemampuan digital native untuk cerdas mengambil refleksi dari pengalaman tersebut secara mendalam. Mereka dapat menerjemahkan setiap pengalaman terburuk dalam menggunakan media sosial secara proporsional. Digital native adalah julukan generasi mahasiswa Prodi. Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang terlahir menggunakan teknologi komunikasi semakin banyak yang menggunakan media sosial. Prodi. Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta merasakan bahwa mahasiswa selalu up to date dalam kegiatan bersosial media, oleh karena itu setelah melakukan Forum Group Discussion (6/10/2020) di sela-sela rapat Prodi yang dilakukan setiap Selasa dihasilkan usulan untuk dosen Prodi. Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memasuki aktivitas pertemanan di media sosial sebagai alat interaksi dan mendekatkan diri kepada mahasiswa melalui media sosial. Diharapkan para Dosen Prodi. Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dapat melakukan interaksi alternatif dengan mahasiswa lama dan khususnya mahasiswa baru selama Pandemi Covid-19. Dosen Prodi. Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memperkenalkan akun sosial mereka semenjak Work from Home karena kesukaran untuk bertatap muka dengan mahasiswa. Penyebaran akun social di Instagram menjadi pilihan karena akun ini menjadi sesuatu media sosial yang popular di Kalangan mahasiswa. Bila diketahui Instagram memiliki kelebihan, Instagram menyediakan posting edit foto snapgram (caption, filter, efek unik, dan stiker lucu), instastories, video pendek, bumerang, superzoom, rewind, handsfree dan slow motion, berita mutakhir, link informasi gosip dari akun, meme, video tutorial, dan klip karaoke yang membuat digital native dapat berlama-lama menikmati fitur fasilitas yang disediakan oleh Instagram. (eti)