Prodi Ilmu Komunikasi Perluas Ekspansi Global Lewat Kemitraan dengan 9 Kampus Mancanegara
YOGYAKARTA – Langkah besar diambil oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga dalam mengukuhkan eksistensinya di level internasional. Melalui inisiasi dari ASPIKOM Pusat, program studi ini resmi menjalin kesepakatan strategis dengan sembilan institusi pendidikan tinggi luar negeri yang tergabung dalam jaringan Association for Collaboration in Worldwide Academia (ACWA).
Prosesi penandatanganan naskah kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dipusatkan di Aula Gedung AR Fachruddin A, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dalam agenda ini, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Dr. Mokhamad Mahfud, S.Sos.I., M.Si., secara langsung menandatangani naskah kemitraan yang berfokus pada ranah pengabdian kepada masyarakat lintas batas. Adapun deretan universitas mitra yang terlibat mencakup Washington University of Science and Technology (WUST), Tashkent University, Zarmed University Uzbekistan, Esil University, Silk Road International University, Kokand State University, Buxoro Innovattsion Ta'lim va Tibbiyot Universiteti, Asia International University, hingga Samarkand International University of Technology.
Kolaborasi internasional ini dirancang untuk menciptakan sinergi keilmuan yang lebih luas dalam menangani persoalan sosial global. Kerja sama ini menitikberatkan pada program pemberdayaan masyarakat dunia yang berfokus pada peningkatan literasi media, inklusi sosial, serta isu-isu komunikasi kontemporer. Selain itu, kesepakatan ini juga membuka peluang besar bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam pertukaran wawasan melalui proyek-proyek sosial internasional serta penguatan ekosistem akademik yang lebih dinamis dan adaptif terhadap perkembangan tren media global.
Kehadiran perwakilan institusi dunia dalam acara yang digelar di UMY ini sekaligus mempertegas posisi strategis Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga dalam peta akademik global. Melalui penguatan jejaring internasional ini, sivitas akademika diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam berbagai inisiatif global yang tidak hanya memperluas wawasan keilmuan, tetapi juga mempercepat langkah universitas dalam meraih predikat World Class University. (K.Ind)