Arif Wicaksana: Potret Keberhasilan Akademik Mahasiswa Difabel Tuna Rungu di Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Yogyakarta - Keterbatasan dalam berkomunikasi (bisu dan tuli) nampaknya tidak membatasi Arif dalam mengembangkan prestasi akademiknya. Hal ini dibuktikan dengan berhasilnya Arif dalam mempertahankan karya tulisnya di bidang Ilmu Komunikasi pada sidang Munaqosyah (Sidang Skripsi) yang diadakan di Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (13/5). Selain pembimbing dan penguji, siding tersebut dihadiri oleh volunteer dari PLD (Pusat Lembaga Difabel) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
” Dengan segala keterbatasan yang dia miliki, dia mampu menyelesaikan jenjang S1 Ilmu Komunikasi dengan baik... Sukses terus ya Arif, semoga ilmu yang kamu dapat berkah dan bermanfaat bagi banyak orang,” Terang Yani Tri Wijayanti yang ditemui setelah sidang tertutup tersebut. Pada sidang tertutup Yani Tri Wijayanti, sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi, bertindak sebagai penguji naskah skripsi Arif Wicaksono. Selain Yani, adapun yang menjadi penguji siding Arif adalah Yanti Dwi Astuti.
Niken Puspitasari selaku DPS (Dosen Pembimbing Skripsi) mengaku bersyukur perjuangan Arif Wicaksono dalam penyusunan Skripsi berjalan dengan lancar. “Ketika konsultasi memang terkadang terjadi misskomunikasi karena memang kemampuan Arif Wicaksono dalam berkomunikasi tidak seperti mahasiswa lainnya, akan tetapi secara garis besar dengan keterbatasannya, Arif merupakan seorang mahasiswa difabel yang rajin”, aku Niken ketika diwawancara setelah menutup ujian munaqosyah tersebut.
Keberhasilan Arif Wicaksono mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya pada sidang munaqosyah tersebut menjadikan Arif sebagai mahasiswa difabel Tuna Rungu pertama yang berhasil lulus di Program Studi Ilmu Komunikasi. Sebagaimana yang sudah digalakan UIN Sunan Kalijaga selama ini bahwa kampus putih ini merupakan kampus yang ingklusif dan ramah difabel. Hal ini ditunjukkan dengan bukan hanya sarana akan tetapi juga prasarana yang selama ini dikembangkan oleh UIN Sunan Kalijaga.*