Mengenal Dunia Keprotokolan di Indonesia Dalam Kuliah Umum Prodi Ilmu Komunikasi

narasumber seorang protokol dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yaitu Muhammad Yunanto
Prodi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menyelenggarakan kuliah umum pada Selasa, 20 April 2021. Kuliah umum kali ini mengangkat judul “Komunikasi dan Keprotokolan di Indonesia” bersama dengan narasumber seorang protokol dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yaitu Muhammad Yunanto. Acara yang disiarkan langsung melalui platform Zoom Meeting dan Youtube Fishum UIN SUKA ini mendapat antusias yang luar biasa dari para mahasiswa Ilmu Komunikasi. Diselenggarakannya kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta menambah insight baru kepada para mahasiswa Ilmu Komunikasi mengenai dunia keprotokolan.
Kaprodi Ilmu Komunikasi, Dr. Rama Kertamukti, M.Sn, melalui sambutannya menyampaikan bahwa komunikasi berbicara tentang pesan yang harus sama hingga pada pemaknaan pesan yang sama. Karena jika tidak ada kesamaan makna pesan dalam komunikasi akan terjadi perselisihan dan timbul konflik. "Protokoler menjadi bagian untuk membuat garis agar sama pemaknaan pesan dalam komunikasi," tuturnya.
Selanjutnya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Dr. Mochamad Sodiq, M.Si, dalam sambutannya menginstruksikan kepada para mahasiswa untuk memperhatikan materi yang akan disampaikan dengan baik karena hal ini merupakan ilmu yang sangat penting yang dapat digunakan untuk menjadi supporting bagi ilmu yang sudah diberikan oleh para dosen. Selain memberikan sambutan, dalam kesempatan ini pula, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora sekaligus membuka acara kuliah umum prodi Ilmu Komunikasi.
Dalam kesempatan ini, Muhammad Yunanto memaparkan A to Z mengenai keprotokolan, mulai dari dasar keprotokolan, undang-undang tentang keprotokolan, ruang lingkup keprotokolan, apa saja yang harus dilakukan oleh seorang protokol hingga bagaimana keprotokolan pada masa adaptasi kenormalan baru di Kemendikbud saat ini. Beliau juga berbagi cerita dan pengalamannya selama menjadi protokol di Kemendikbud kepada para peserta kuliah umum. Muhammad Yunanto juga menuturkan bahwa untuk menjadi seorang protokol harus memiliki jiwa yang loyal, inisiatif, detail, komunikatif, kooperatif, responsif, cepat tanggap, fleksibel serta harus bertanggung jawab.
Setelah mendapatkan materi tentang keprotokolan, diharapkan para mahasiswa dapat langsung mempraktekkannya dalam berbagai kegiatan dan acara yang akan diselenggarakan serta untuk selalu mengasah keterampilan mereka agar menjadi semakin andal sehingga dapat dijadikan bekal untuk meniti karir di masa depan.