Final ALTERRA POP Competitions 2026 Hadirkan Gagasan Strategis Mahasiswa untuk Isu Lingkungan

YOGYAKARTA — Presentasi Policy Brief ALTERRA dalam rangkaian POP (Party of Public Relations) Competitions 2026 sukses diselenggarakan pada Selasa, 19 Mei 2026 di Ruang Teatrikal P2B UIN Sunan Kalijaga mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “PR Strategic for Eco-Motion (Ecological & Educational Motion)” dan menjadi salah satu rangkaian perlombaan dalam POP Competitions 2026.

Presentasi Policy Brief ALTERRA merupakan tahapan lanjutan dari proses seleksi untuk menentukan pemenang lomba ALTERRA. Pada babak final ini, lima tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi berhasil lolos dan mempresentasikan gagasan kebijakan mereka di hadapan dewan juri.

Adapun lima finalis yang berhasil melaju ke tahap akhir, yaitu Tim Gemilang Juara dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Tim Lebih Canggih dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Tim Aisyah dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Tim Gassin dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, serta Tim Semua Sawit Milik Allah dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.

Babak final berlangsung melalui sesi presentasi policy brief oleh masing-masing tim. Peserta memaparkan gagasan, analisis permasalahan, hingga rekomendasi kebijakan terkait isu lingkungan di hadapan dewan juri. Setelah sesi presentasi, peserta melanjutkan dengan sesi tanya jawab guna menguji relevansi serta kelayakan solusi yang ditawarkan.

Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas analisis, inovasi gagasan, serta kemampuan peserta dalam menyampaikan argumentasi secara sistematis dan komunikatif.

Dewan juri pada kompetisi ini terdiri dari Dr. Diah Ajeng Purwani, S.Sos, M.Si, dosen Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga; Mu'tashim Billah, S.H.I., M.H., dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga; dan Wahyu Prasetyo Aji, content creator Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Diah Ajeng Purwani menyampaikan apresiasinya kepada para finalis maupun panitia yang telah sukses menyelenggarakan kompetisi tingkat nasional tersebut.

“Peserta yang masuk final benar-benar keren dan memang layak berada di tahap ini. Tema yang diangkat juga sangat up to date, membahas persoalan sampah, limbah, dan berbagai isu lingkungan yang relevan sebagai solusi untuk masa depan,” ujarnya.

Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam menciptakan perubahan positif bagi Indonesia.

“Masa depan Indonesia insya Allah cerah jika memiliki anak-anak muda seperti ini. Saya juga sangat mengapresiasi panitia yang berhasil menyelenggarakan acara hingga diikuti oleh berbagai universitas diluar DIY,” tambahnya.

Melalui kompetisi ALTERRA POP Competitions 2026, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi strategis dan inovatif terhadap berbagai persoalan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap isu keberlanjutan. (AR)