Menyongsong Perubahan, Prodi Ikom Menajamkan Visi-Misi

Yogyakarta - Perubahan dan perkembangan dunia komunikasi semakin pesat, untuk itu Program Studi Ilmu Komunikasi melakukan penajaman visi-misi dalam bentuk workshop dan Forum Group Discusion (FGD) yang dilaksanakan di ruang sidang dekan lantai 2 Fishum (12/11). Acara ini di gelar sebagai respon atas semakin ketatnya kriteria akreditasi oleh BAN-PT dengan sembilan standar yang dihadiri para dosen ilmu komunikasi dan undangan. sebelumnya acara ini di buka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Dr. Moh. Sodik, M.Si. beliau menyampaikan “untuk memenuhi kriteria sembilan standar pada akreditasi maka sangat perlu kita melakukan perbaikan-perbaikan yang tentunya mengarah kepada peningkatan kualitas prodi yang kita miliki”. Pada kesempatan ini pula beliau mengharapkan adanya sinergitas antara kebutuhan dunia kerja dengan lulusan yang dihasilkan dan sejalan dengan visi-misi dan core values universitas untuk menuju kampus bertaraf internasional (world class university).
Dr. H. Sri Rohyati Zulaikha, S.Ag, S.IP, M.Si selaku pembicara dalam workshop menyampaiakan “Bagaimana visi-misi ini dibangun dalam perspekti borang 9 kriteria dan yang paling penting merumuskan visi agar bisa tercapai dalam 10 tahun”. Sebagai asesor BAN-PT, Sri Rohayati pun menambahkan bahwa “visi yang dibuat agar mencerminkan visi perguruan tinggi dan memayungi visi keilmuan terkait keunikan prodi serta didukung dengan data implementasi yang konsisten agar menjadi standar kerja dan diimplementasikan dalam perkuliahan agar terlihat bagaimana lulusannya”. Selanjutnya, Dr. S. Bekti Istiyanto sebagai pembicara kedua mengungkapkan “dasarnya adalah outcome dan output sehingga bisa dicarikan benang merah antara visi prodi, fakultas dan universitas”. Perlu adanya scientific vision yang diusung dalam visi-misi sehingga “fokus pada pengembangan keilmuan yang unik dan khas, apa kekhasan dari prodi ilkom uin, sehingga bisa menjadi rujukan” imbuhnya yang merupakan asesor BAN-PT. Acara yang dimoderatori oleh Niken Puspitasari, S.IP., M.A., dosen prodi Ilmu Komunikasi membuka ruang diskusi dan pertanyaan dari peserta yang hadir. Dalam workshop ini turut hadir Dr. Erika Setyanti Kusumaputri, S.Psi., M.Si. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Dr. Sabarudin, M.Si. sebagai Wakil Dekan Bidang AUK.
Dilanjutkan FGD pada pukul 13.00 wib, sebagai forum untuk menyerap pendapat dan masukan dari berbagai pihak maka diundang pula para mahasiswa, alumni dan user selaku pengguna lulusan yang diwakili dari perwakilan Syafaat Advertising. Melalui sesi ini, Drs. Siantari Rihartono, M.Si selaku Ketua Prodi Ilmu Komunikasi menyampaikan “diharapkan dengan adanya forum seperti ini kita dapat masukan dari berbagai pihak, sehingga dalam penyusunan visi-misi ini terjadi perubahan yang sangat baik untuk kedepannya”. Acara yang dilaksanakan di ruang sidang dekan ini diketuai oleh Dra. Marfuah Sri Sanityastuti, M.Si. mengungkapkan “mari kita bahas visi-misi ini, karena ini untuk perbaikan yang dulu telah kita mulai sebagai bahan akreditasi di awal pendirian prodi ikom ini”. Integrasi keilmuan islam dan keilmuan komunikasi menjadi topik bahasan menarik dalam forum ini. Pada acara ini dimoderatori oleh Yanti Dwi Astuti, S.Sos.I, M.A, dosen ilmu komunikasi. Untuk menjawab pertanyaan dari pak Bekti dan mahasiswa tentang scientific vision, Handini, M.I.Kom., dosen komunikasi memberikan pandangan “bahwa prodi kita sebetulnya telah memiliki ciri khas yang unik, dimana kita di bawah naungan UIN sehingga ilmu komunikasi kita memiliki tambahan nilai-nilai keislaman dengan apa yang disebut sebagai komunikasi profetik”. Selanjutnya, acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah-tamah.*MAY